Nikmatnya Iman
Perasaan paling nikmat adalah ketika benar--benar merasa sudah tidak ada lagi yang bisa diandalkan. Merasa terpojok. Sendiri. Sampai bingung, tergugu, tak bisa berucap lagi apa yang ada di hati. Lalu menyadari bahwa Allah adalah sebaik-baik penolong. Penawar segala luka meski seringnya kita melupa. Alpa atas kehadiranNya. Padahal Dia tak pernah lepas menggenggam hatimu. Hatimu. Iya, hatimu.