Mampir
Hidup cuma mampir. Begitu banyak orang bilang. Dikarenakan cuma mampir tentulah kita tidak punya hak untuk menjadikannya milik kita seeutuhnya. Ya karena tadi, cuma mampir. Kita datang, mengerjakan apa yang menjadi tujuan kita dalam 'mampir' itu lalu pulang. Ya karena cuma mampir kita harus menjaga apa-apa yang ada di tempat 'mampir' tersebut. Segala yang kita pakai hanya pinjaman. Kita hanya meminjamnya sejenak lalu terus harus kita 'mampir-i' itu kita tetap harus pullang. Karena cuma mampir kita tak perlu banyak khawatir.
Comments
Post a Comment