Bapak

Barakallahhufiika Bapak,
Lelaki yang tak mampu kupandang matanya jika sudah mulai bicara tentang kehidupan,
Barakallahufiika Bapak,
Lelaki yang selalu mencium pipi kiriku dan kananku sampai sekarang,
Barakallahufiika Bapak,
Lelaki yang tak bisa tidur semalaman ketika didengarnya sakitku di rantau orang,
Barakallahufiika Bapak,
Lelaki yang tidak pernah telat menjemputku pulang sekolah, bahkan rela menunggu lebih awal tanpa keluhan,
Barakallahufiika Bapak,
Lelaki yang suka bercerita sebelum aku tidur di waktu kecil dulu, mencoba mengusir susah tidurku,
Barakallahufiika Bapak,
Lelaki yang memberiku uang saku dengan mudahnya saat aku berkata mau beli buku diwaktu remaja dulu,
Barakallahufiika Bapak,
Lelaki yang bersedia menjadi penghabis masakanku, meski aku tahu hanya masakan ibu yang paling pas di lidahmu,
Barakallahufiika Bapak,
Lelaki yang menemaniku bolos sekolah di masa kecilku dulu,
Barakallahufiika Bapak,
Lelaki yang mengusap air mataku dan menggendongku di masa tumbuh kembangku,
Barakallahufiika Bapak,
Lelaki yang selalu bertanya tentang sekolahku, pekerjaanku,
Barakallahufiika Bapak,
Kelak ... mungkin akan ada banyak Sabtu malam yang tidak kita lewatkan bersama,
Sudahkah hatimu kau siapkan, Bapak?
Barakallahufiika Bapak,
Lelaki yang coba kucintai banyak-banyak, namun cinta Bapak padaku tetaplah lebih banyak,
Aduhai Bapak, engkau selalu membuat anak perempuanmu ini kalah telak.
Semoga Allah melimpahkan keberkahan dan kebaikan di setiap hari yang Bapak lewatkan.
Ya Rabb jagalah orang tuaku seperti mereka menjagaku di masa kecilku dulu.
Aamiin.

Comments

Popular posts from this blog

Teman Duduk

Kupu-Kupu

Hujanku